Image

Menata Tempat Tidur (Making Bed)

Setiap tamu yang merasakan kepuasan atas pelayanan anda, akan memberikan rekomendasi yang baik terhadap hotel anda. Hal ini sekaligus akan meningkatkan reputasi hotel anda dan kesejahteraan anda sebagai karyawan. Agar anda dapat melaksanakan kewajiban anda dengan baik, perhatikanlah kewajiban anda dengan baik, perhatikanlah penjelasan serta langkah-langkah menata tempat tidur berikut ini.

Menata tempat tidur dengan menggunakan 2 atau 3 sheet

stripping dan memasang bed cover

  1. Secara berkala baliklah Mattress sesuai dengan petunjuk yang diberikan.  Biasanya dilakukan sekali dalam sebulan.
  2. Letakkan pelindung mattress atau “bed pad/bed protector” atau mattress pad” diatas mattress. Pelindung mattress ini berfungsi untuk  menjaga  supaya  mattress  tidak  basah  dari  keringat  atau cairan lain. Pelindung ini harus dibalik setiap hari.
  3. Room  attendant  berdiri  di  depan  meja  malam  (nigth  table) menghadap ke arah tempat tidur yang sedang ditata.
  4. Atau  dapat  berdiri di Top  tempat tidur, hal dilakukan agar tidak membelakangi tamu atau memudahkan menebarkan sheet (simetris)
  5. Tebar/pasang sheet  pertama dengan baik ke atas tempat tidur dan lipat kebawah tempat tidur keempat sudutnya membentuk sudut 45 derajat.  Jahitannya menghadap ke bawah dan sisa sheet yang ada di kepala dan kaki tempat tidur harus sama. Garis lipatan atau setrika harus berada ditengah-tengah tempat tidur.
  6. Lipatlah  ujung  sheet  pada  bagian  kepala  tempat  tidur  dan  yang terdekat dengan anda.
  7. Lipat  ujung  sheet  pada  bagian  kepala tempat tidur yang  terdekat dengan anda
  8. Pasang atau tebarkan sheet yang ke  dua. Jahitannya menghadap ke atas dan ujung depannya sejajar dengan ujung kasur.
  9. Pasang atau lemparkan selimut diatas sheet ke dua. Ujung depannya terletak kira-kira 30 cm ujung kasur.
  10. Pasang atau tebarkan sheet yang ke tiga. Jahitannya menghadap ke bawah dan ujung sejajar dengan ujung kasur
  11. Lipat ujung sheet ke dua dan ketiga atas selimut
  12. Masukkan sheet ke dua dan selimut sepanjang sisi tempat tidur yang terdekat dengan diri anda.
  13. Lipat sekaligus ujung sprei dan selimut di sudut terdekat bagian kaki tempat tidur.
  14. Lipat dan masukkan ujung sheet pertama pada bagian kepala  sisi berikutnya.
  15. Masukkan sekaligus dengan rapi sheet ke dua dan ketiga serta selimut pada sisi tersebut.
  16. Tutup tempat tidur dengan tutup tempat tidur atau “bed spread” atau “ bed cover”  dengan rapi
  17. Ambil sarung bantal, masukkan bantal ke sarungnya. “Bantal jangan dijepit dengan dagu”
  18. Letakkan bantal pada tempatnya.
  19. Dorong atau letakkan tempat tidur pada tempatnya. 


Stripping the bed

Sebelum tempat tidur ditata dengan lena yang bersih, lena yang telah dipakai harus dibuka satu persatu dengan baik. Setiap membuka lena dari tempat tidur harus dikibaskan untuk melihat kalau ada barang milik tamu yang yang terselip dalam lena atau lena yang kena noda dan rusak. Adapun tatacara membuka lena yang benar adalah sebagai berikut : 

  1. Buka sarung bantal, dan letakkan bantal itu di atas kursi yang terdekat dengan tempat tidur.
  2. Tarik sheet yang ketiga dan letakkan diatas kursi yang terdekat dengan tempat tidur.
  3. Tarik selimut (blanket) dan letakkan dengan baik di atas sandaran kursi untuk diangin-angin. Tetapi kalau selimut itu harus diganti gulunglah dan letakkan/gabunglah dengan sheet ketiga tadi.
  4. Tarik sheet yang kedua dan letakkan ditempat yang disebutkan diatas.
  5. Tarik  dan  gulung  seprei  yang  pertama  atau  yang  paling  bawah letakkan ditempat yang disebut diatas.
  6. Ambil semua lena yang kotor baik yang ada di kamar maupun di kamar  mandi  yang  telah  dipakai, bawa dan letakkan kantong lena kotor (linen humper) pada kereta trolley. Yakinkan bahwa anda harus membawa beberapa jenis handuk dan lena yang harus diganti.
  7. Pada saat kembali ke kamar anda  harus membawa sheet dan pillow cases serta towel sesuai yang diperlukan untuk ditata.

stripping the bed

Bagian-bagian tempat tidur dan perlengkapannya

Bagian-bagian Tempat Tidur

Tempat tidur mempunyai beberapa bagian antara lain :

  • Bed head board

adalah bagian atas/kepala tempat tidur yang berfunngsi sebagai sandaran kepala atau punggung ketika tamu lagi santai sekaligus sebagai pelindung terjadinya benturan fisik tamu secara langsung ke dinding.

  • Mattresss

adalah bagian tempat tidur yang berfungsi sebagai penahan beban tamu, yang terbuat dari beberapa spiral dan di lengkapi dengan bahan spons yang dibuat sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan kepada tamu saat tidur.

  • Bed based

adalah bagian bawah tempat ridur yang berfungsi sebagai alas mattress. Bed based ini mempunyai dua jenis yaitu spring box dan bed frame (terbuat dari kayu)

  • Bed weel & bed leg

adalah sebagai kaki penahan tempat tidur dan roda berfungsi untuk mempermudah dalam pemindahan posisi tempat.


Jenis-jenis Tempat Tidur

  • Single bed : Satu buah tempat tidur yang ditempati untuk satu orang
SINGLE BED

SINGLE BED

  • Twin Bed : Dua buah tempat tidur yang ditempati untuk dua orang
TWIN BED

TWIN BED

  • Double bed : Satu buah tempat tidur yang ditempati untuk dua orang
DOUBLE BED

DOUBLE BED

  • Extra Bed : Tempat tidur tambahan
EXTRA BED

EXTRA BED

  • Baby Cot /Crib : Tempat tidur khusu untuk bayi
Baby Cot

BABY COT / CRIB

  • Studio Bed : Tempat tidur yang dapat digunakan untuk sofa atau sebaliknya (dwi fungsi)
STUDIO BED

STUDIO BED

Memasuki Kamar

Gambar Petugas Mengetuk Pintu

Gambar Pemeriksaan

Gambar Pemeriksaan

 

Doronglah kereta ke depan pintu kamar yang akan dikerjakan. Letakkan kereta sejajar dengan corridor,  jangan sekali-kali menaruh kereta dengan posisi melintang. Usahakan agar kereta tidak menyentuh tembok kamar.

Bila kereta itu tertutup pada satu sisinya, hadapkan bagian yang terbuka ke pintu kamar, supaya mudah mengambil dan menaruh perlengkapannya. Setelah kereta ditaruh  dengan  tepat, ketuklah/tekan bell pintu kamar dengan punggung jari, ketuk jangan terlalu keras dan jangan terlalu lembut. Ketuk pintu 3 kali, sambil menyebut identitas diri atau departemen anda.

Jangan sesekali mengetuk pintu dengan kunci atau pulpen, agar supaya pintu itu tidak ternoda atau lecet. Jangan lupa posisi anda harus didepan piping hold agar tamu dapat melihat dari dalam kamar. Kalau tidak ada jawaban, ulangi lagi untuk yang kedua dan ketiga kalinya. Bila tidak ada jawaban pula, masukkan kunci di pintu dan bukalah pintu perlahan-lahan.

Andaikata ada tamu yang tertidur tutuplah kembali pintu secara perlahan-lahan, usahakan jangan sampai tamu terbangun. Apabila ternyata tamunya tidak ada di kamar gantunglah tanda pramugraha (room in progress) pada pegangan/tombol pintu sebelah luar.

 

Gambar Petugas memasuki Kamar

Gambar Petugas memasuki Kamar

 

 

Apabila waktu pintu diketuk ada jawaban dari tamu dan menyuruh anda masuk atau pintunya  dibuka oleh tamu, sapalah tamu itu dengan kata-kata yang sopan dan ramah. Kalau anda sudah mengetahui nama tamu tersebut sapalah dengan menyebut namanya. Lanjutkan dengan permintaan untuk mengerjakan kamarnya.

Contoh  :   “Selamat pagi ………., 

Bolehkah saya mengerjakan kamar bapak sekarang ? atau          

Good morning ………    May I clean your room now ?       

Setelah kamar tamu dibuka, periksa semua bola lampu, dengan cara menyalakan lampu kemudian mematikannya. Laporkan atau catat bila ada lampu yang mati. Periksa semua perlengkapan yang lain seperti TV, AC, Refrigerator, laci-laci dll supaya jika ada kotoran maupun barang hotel yang hilang segera dapat diketahui, kemudian jangan lupa catat dan laporkan kalau ada kerusakan. Langkah selanjutnya membuka day curtain dan mengatur temperatur AC pada posisi normal/sedang.

Ambil sampah dari kamar dan kamar mandi, buang sampah ke dalam kantong plastik yang ada di  garbage humper pada kereta trolley. Sebaiknya sampah dimasukkan ke dalam kantong plastik jika disediakan.

 

Gambar Petugas memeriksa Gorden (Curtain)

Gambar Petugas memeriksa Gorden (Curtain)

 

 

Gambar Membuang sampah

Gambar Membuang sampah

 

 

Kalau ada alat-alat Room Service (Pelayanan makan dan minum di kamar) keluarkan dan letakkan di servis area, atau  hubungi bagian “room service, melalui telepon.

Bila ada pakaian tamu yang hendak dicuci, hubungi bagian binatu melalui  telepon,  atau langsung diantar ke bagian binatu (sesuai dengan ketentuan yang berlaku). Jika harus diantar oleh pramugraha, periksa dan cocokanlah dengan daftar cucian yang telah diisi oleh tamu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan Pada saat mau membersihkan kamar, tamu berada di kamar (When The Guest in the room).

  1. Mintalah maaf jika menggangu tamu, dan tanya kapan waktu yang tepat bagi anda untuk kembali lagi dan membersihkan kamar.
  2. Jika  tamu  sedang  tidur, tinggalkan kamar secara perlahan. Jika anda menyalakan lampu, matikan lampu tersebut kembali.
  3. Jika anda mendengar suara yang menunjukkan bahwa tamu ada di kamar mandi dan mungkin tidak mendengar  anda, tinggalkan kamar dan tutup pintu kembali secara perlahan. 
  4. Jika tamu tersebut dapat mendengar anda dari kamar mandi, mintalah maaf dan bilang bahwa anda akan kembali lagi nanti.
  5. Pada saat memasukki kamar jangan meninggalkan kunci kamar pada  trolley  cart, hal ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan baik oleh petugas lain maupun tamu yang lewat.