• Solvent

Cleaning Supplies yang cara kerjanya melarutkan kotoran yang dibersihkan. Zat pembresih ini berupa zat cair yang dapat menghilangkan kotoran dengan cara melarutkannya.

Gambar 4.10. Contoh Solvent

Air : Air adalah salah satu jenis cleaning Supplies yang paling sederhana, tanpa bantuan cleaning Supplies yang lain, air bukan bahan pembersih yang efisien. Kotoran yang dapat larut dalam air adalah debu, gula, garam, tanah dll.

Amoniak : Zat pembersih ini tidak berwarna, mempunyai bau yang khas dan keras, zat pembersih ini berupa zat cair dan kristal. Pemakaian dari bahan pembersih ini harus dicampur dengan air. Jenis kotoran yang dapat dibersihkan dengan zat pembersih ini seperti kotoran lemak yang menempel pada kaca.

Turpentine : Jenis zat pembersih ini mempunyai bau yang khas dan mudah terbakar. Jenis kotoran yang dapat larut pada turpentine seperti noda cat, lemak, plastik dll.

Spiritus : Zat ini seperti halnya turpentine, juga memiliki sifat yang mudah terbakar dan memiliki bau yang khas.

  • Detergent

Yaitu cleaning Supplies yang cara kerjanya melepas kotoran yang dibersihkan. Bahan pembersih ini biasanya berupa zat cair, powder, pasta dan padat (batangan). Apabila dicampur dengan air zat ini dapat melepas dan mengangkat kotoran dari benda/barang yang dibersihkan.

Detergent dibuat dari bahan-bahan kimia, seperti :

  1. Soda ash
  2. Sulpuric acid
  3. Hidrocarbon dan lain-lain

Contoh:

  1. Forward (cair – Johnson & son)
  2. GP Clean (cair – Protekindo)
  3. Rinso, so klin, attack dll (powder)
  4. Superbusa (padat/batangan)
  5. Sabun Colek (pasta)
  • Chemical Reaction

Zat pembersih ini adalah suatu zat yang dapat menghilangkan kotoran dengan cara merubah sifat dari kotoran tersebut. Yaitu dapat dibersihkan karena adanya reaksi kimia. Chemical reaction biasanya berbentuk cair atau cristal.

Contoh:

  1. Go getter (cair – Johnson & son)
  2. Pilax (cair – henkel)
  3. Bowl cide (protekindo)
  4. Caustic soda
  5. Vinegar
  6. HCL (hidrocloroid acid)
  • Polish/Primer

Dilihat cara kerjanya polish/primer dapat dikategorikan menjadi 3 (tiga) kelompok, yaitu:

  1. Membersihkan dan menghilangkan kotoran
  2. Membersihkan dan melapisi
  3. Melapisi dan melindungi

Dilihat dari larutan dasarnya polish/primer dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) yaitu:

  1. Solvent / Spirit based polish : polih yang zat pelarutnya adalah solvent
  2. Water based polish : polish yang azat pelarutnya adalah air.

Contoh:

  1. New complette (cair – Johnson & son)
  2. Fortify (cair – Johnson & son)
  3. Traffic Grade (cair – Johnson & son)
  4. Kiwi
  5. Ocedar
  6. Braso
  7. Shine Up

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s